SMP

Growing Stronger with Love, Curiosity, Confidence and Purpose at Tabgha Education Centre

Menutup Tahun Ajaran 2025/2026, kami mengucap syukur atas penyertaan Tuhan yang luar biasa bagi keluarga besar Tabgha Education Centre.

Tahun ini menjadi tahun yang penuh sukacita dan pencapaian di setiap jenjang pendidikan. Di tingkat TK, kami melihat anak-anak bertumbuh dalam kemandirian, kreativitas, komunikasi, dan kepercayaan diri melalui pendekatan Play-Based Learning yang menjadi fondasi pembelajaran mereka. Melalui berbagai proyek, presentasi, kegiatan eksplorasi, Student-Led Conference, serta program-program menarik seperti Book Day, Career Day, Summer Camp, Fun Gymnastics, dan Reading Buddy with Primary Students, anak-anak belajar untuk berani menyampaikan ide, menunjukkan hasil karya, dan merefleksikan proses belajar mereka kepada orang tua. Kami percaya bahwa keterampilan masa depan seperti berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan kreativitas mulai dibangun sejak usia dini.

Di tingkat SD dan SMP, kami bersyukur karena SD & SMP Kristen Tabgha berhasil meraih Peringkat 1 Kota Batam berdasarkan rata-rata nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk Matematika dan Bahasa Indonesia. Kebanggaan ini semakin lengkap ketika dua siswa SD Kristen Tabgha menerima penghargaan dari Dinas Pendidikan Kota Batam sebagai peraih peringkat 5 terbaik se-Kota Batam dengan nilai Literasi dan Numerasi rata-rata 96,67. Selain itu, dua siswa SMP Kristen Tabgha berhasil memperoleh Full Scholarship ke Bukit Panjang Government High School di Singapura, membuktikan bahwa siswa TEC tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu bersaing di tingkat internasional.

Di tingkat SMA, tujuh siswa berhasil diterima melalui jalur SNBP dan SNBT di berbagai perguruan tinggi ternama seperti Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Brawijaya, dan Universitas Diponegoro.

Selain itu, siswa-siswi TEC juga mengharumkan nama sekolah melalui berbagai prestasi akademik dan non-akademik di tingkat antar sekolah, kota, hingga nasional dalam bidang bahasa Inggris, matematika, sains, olahraga, seni, dan musik. Prestasi ini menunjukkan bahwa setiap anak memiliki potensi yang unik untuk berkembang dan bersinar.

Salah satu kebanggaan terbesar kami adalah seorang lulusan yang diterima di Program Teknik Komputer Universitas Indonesia. Perjalanannya bersama TEC dimulai sejak Taman Kanak-Kanak hingga lulus SMA. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa pendidikan yang berkesinambungan, mulai dari bertumbuh dalam kasih di TK, mengembangkan kemampuan akademik dan karakter di SD dan SMP, hingga mempersiapkan masa depan di SMA, mampu menghasilkan lulusan yang siap bersaing dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Ia menjadi gambaran nyata dari visi TEC yang diwujudkan melalui perjalanan pendidikan yang utuh.

Namun, pencapaian ini bukan hanya tentang nilai, peringkat, beasiswa, atau universitas tujuan. Yang paling membanggakan adalah melihat setiap anak bertumbuh menjadi pribadi yang semakin mengenal Tuhan, memiliki karakter yang baik, berani mencoba hal baru, serta terus mengembangkan talenta yang telah Tuhan percayakan kepada mereka.

Keberhasilan ini adalah hasil kerja bersama. Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kepala sekolah, guru, staf, dan tim pendukung yang telah melayani dengan dedikasi luar biasa sepanjang tahun ajaran ini. Di balik setiap prestasi siswa, ada guru-guru yang dengan setia mengajar, membimbing, mendampingi, mendoakan, dan percaya pada potensi setiap anak. Kerja keras, kolaborasi, dan komitmen seluruh tim menjadi fondasi kuat yang memungkinkan siswa-siswi TEC berkembang secara akademik, karakter, maupun spiritual.

Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah menjadi mitra pendidikan yang luar biasa. Kepercayaan, dukungan, dan kerja sama yang terjalin antara rumah dan sekolah telah menjadi faktor penting dalam keberhasilan setiap anak.

Atas nama Yayasan Komunitas Kasih Indonesia (YKKI), kami menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh warga TEC; para siswa, orang tua, guru, staf, pimpinan sekolah, dan seluruh komunitas Tabgha Education Centre. Pencapaian yang kita rayakan hari ini adalah buah dari kebersamaan, kerja keras, dan komitmen untuk terus memberikan pendidikan terbaik yang berpusat pada Kristus.

Saat kami merefleksikan perjalanan tahun ini, kami diingatkan bahwa setiap pencapaian dan pertumbuhan merupakan hasil dari penyertaan Tuhan, kerja keras para siswa, dedikasi para pendidik, dukungan orang tua, dan kebersamaan seluruh komunitas TEC. Dari langkah-langkah kecil di TK hingga berbagai prestasi di SD, SMP, dan SMA, kami melihat bagaimana Tuhan dengan setia memimpin setiap perjalanan dan membuka jalan bagi masa depan yang penuh harapan.

Kiranya setiap keberhasilan yang telah diraih tidak hanya menjadi alasan untuk berbangga, tetapi juga menjadi dorongan untuk terus belajar, melayani, dan memberikan yang terbaik bagi Tuhan dan sesama.

"Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus."
Filipi 1:6

Dengan iman, rasa syukur, dan semangat untuk terus bertumbuh, kami melangkah memasuki tahun ajaran yang baru, percaya bahwa Tuhan yang telah memulai pekerjaan yang baik di tengah-tengah kita akan terus menyempurnakannya.

Segala kemuliaan hanya bagi Tuhan. 

Growing Stronger with Love.
Growing Stronger with Curiosity.
Growing Stronger with Confidence and Purpose.
Growing Stronger as One.

Miss Tee
Head of School
Tabgha Education Centre

Growing Stronger with Confidence

Mengapa Kepercayaan Diri Anak Harus Dibangun Sejak SMP?

“Our confidence is not in ourselves, but in the faithfulness of God.”
Charles Stanley

Di tengah dunia yang terus berubah dengan sangat cepat, anak-anak remaja saat ini menghadapi tantangan yang berbeda dibanding generasi sebelumnya. Mereka tumbuh di era digital, di mana informasi bergerak tanpa batas dan media sosial menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Di satu sisi, teknologi membuka banyak peluang untuk belajar. Namun di sisi lain, dunia digital juga membawa tekanan bagi anak-anak.

Hari demi hari, mereka melihat pencapaian orang lain di layar ponsel mereka. Mereka melihat standar hidup, prestasi, dan popularitas yang sering kali tampak “sempurna.” Tanpa disadari, banyak anak mulai membandingkan dirinya dengan orang lain. Mereka merasa harus selalu terlihat baik, harus selalu berhasil, dan harus selalu diterima.

Akibatnya, tidak sedikit remaja yang sebenarnya memiliki potensi besar justru tumbuh dengan rasa takut, cemas, dan kurang percaya diri.

Mereka takut gagal. Takut ditolak. Takut dianggap tidak cukup baik.

Bahkan, ada anak-anak yang memilih diam karena takut salah berbicara. Ada yang enggan mencoba karena takut dibandingkan. Ada pula yang merasa nilai dirinya ditentukan oleh jumlah likes, komentar, atau penerimaan dari lingkungan sekitar.

Inilah sebabnya mengapa membangun confidence pada anak sejak usia SMP menjadi sangat penting.

Kepercayaan diri bukan sekadar kemampuan tampil berani di depan banyak orang. Confidence yang sejati adalah kemampuan untuk mengenal nilai diri, memiliki keberanian untuk bertumbuh, dan tetap berdiri teguh meskipun menghadapi tekanan maupun kegagalan.

Sebagai sekolah Kristen, kami percaya bahwa setiap anak diciptakan secara istimewa oleh Tuhan dan memiliki tujuan yang berharga dalam hidupnya. Tidak ada anak yang “biasa saja” di mata Tuhan. Setiap anak memiliki talenta, potensi, dan panggilan yang unik.

Confidence sejati tidak dibangun dari pujian manusia, tetapi dari identitas kita di dalam Tuhan. Ketika anak memahami bahwa dirinya berharga di hadapan Tuhan, mereka akan memiliki pondasi yang kuat dalam membangun rasa percaya diri. Mereka tidak lagi mencari pengakuan hanya dari dunia luar, tetapi belajar melihat diri mereka melalui perspektif Tuhan.

Confidence yang benar bukanlah kesombongan ataupun merasa lebih baik dari orang lain. Confidence adalah keberanian untuk melangkah karena percaya bahwa Tuhan menyertai dan memampukan.

Masa SMP adalah masa pembentukan karakter yang sangat penting. Pada fase inilah anak mulai mencari jati diri, belajar mengambil keputusan, membangun relasi, dan bagaimana mereka memandang dirinya.

Karena itu, pendidikan tidak boleh hanya berfokus pada akademik semata.

Sekolah harus menjadi tempat yang aman bagi anak untuk belajar. Anak-anak perlu diberikan ruang untuk menemukan potensi mereka tanpa rasa takut untuk dihakimi.

Di lingkungan sekolah, confidence dibangun melalui proses.

Ketika anak diberi kesempatan untuk memimpin, mereka belajar bertanggung jawab. Ketika mereka berbicara di depan kelas, mereka belajar berani. Ketika mengikuti kompetisi, mereka belajar menghadapi tantangan. Ketika mengalami kegagalan, mereka belajar bangkit dan tidak menyerah.

Semua pengalaman itu membentuk mereka menjadi pribadi yang lebih kuat.

Sebagai sekolah kristen, kami percaya bahwa keberhasilan pendidikan bukan hanya terlihat dari pencapaian akademik, tetapi juga dari karakter dan hati anak-anak yang sedang dibentuk.

Karena itu, kami terus mendorong siswa untuk aktif dalam berbagai kesempatan pembelajaran, leadership, pelayanan, kompetisi, maupun kegiatan pengembangan diri lainnya. Kami ingin setiap anak memahami bahwa mereka memiliki kemampuan untuk berkembang dan menjadi berkat bagi sekitarnya.

Kami bersyukur melihat banyak siswa bertumbuh bukan hanya dalam prestasi, tetapi juga dalam karakter. Beberapa siswa bahkan berhasil melanjutkan pendidikan ke sekolah unggulan dan menerima full scholarship di luar negeri. Namun lebih dari sekadar pencapaian tersebut, kami percaya bahwa hal terpenting adalah ketika anak-anak bertumbuh menjadi pribadi yang takut akan Tuhan, dan berani melangkah sesuai tujuan hidup yang Tuhan berikan.

Di dunia yang penuh tekanan ini, anak-anak membutuhkan lebih dari sekadar pengetahuan. Mereka membutuhkan keyakinan bahwa hidup mereka berharga. Mereka membutuhkan keberanian untuk tetap menjadi diri sendiri.

Sebab pada akhirnya, dunia tidak hanya membutuhkan anak-anak yang pintar, tetapi juga generasi yang memiliki karakter dan keberanian untuk menjadi terang.

Growing Stronger with Confidence bukan sekadar motto, tetapi sebuah perjalanan untuk membentuk generasi yang kuat dalam karakter, teguh dalam iman, dan percaya diri dalam menjalani panggilan Tuhan.

“Jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu.”

1 Timotius 4:12

Ms. Sondang Pangaribuan

Kepala SMP Kristen Tabgha